Burung adalah binatang vertebrata (bertulang belakang) yang berkembang biak dengan
bertelur. Hampir seluruh tubuhnya berbulu, dan suhu tubuhnya antara
38o – 45o Celcius. Didunia ini terdapat ribuan
jenis (spesies) burung dengan segala bentuk, ukuran dan warna. Tetapi
mereka semua mempunyai ciri yang sama yaitu mempunyai bulu, sepasang
sayap, walaupun tidak semua burung dapat terbang. Selain itu juga
mempunyai paruh yang keras sebagai pengganti gigi sesuai dengan spesies
dan makanannya.
Burung Pertama
Menurut sejarah, burung yang pertama adalah Archaeopteryx. Burung ini
berbulu dan besarnya seperti burung camar. Selain itu mempunyai tiga
cakar pada ujung setiap sayapnya serta memiliki paruh yang dilapisi
dengan lebih dari 40 gigi, padahal sampai saat ini tak ada seekor
burung pun yang bergigi.
Archaeopteryx biasanya memanjat pohon, tempat ia meluncurkan dirinya
dan melayang. Pada waktu itu juga ada jenis burung lainnya yang disebut
"Pterosaurus". Kaki depannya tumbuh menjadi jari yang sangat panjang
dan sayapnya yang tak berbulu terbuat dari kulit yang menyatu bersama
pada jari ini, mirip dengan kelelawar saat ini.
Jenis Burung
Spesies atau jenis burung dibedakan berdasarkan ciri-cirinya. Burung
yang memiliki paruh, kaki dan sayap yang berbeda maka makanan dan
habitatnya pun sangat berbeda.
Contohnya, burung yang mempunyai kaki berselaput seperti itik, angsa, camar yang
yang memungkinkannya bergerak dalam air.
Kemudian ada lagi burung pemangsa yang memiliki sayap lebar dan
besar yang berguna untuk terbang melayang ketika mencari mangsa,
paruhnya bengkok dan kuat serta kakinya dilengkapi dengan cakar
tajam untuk mencengkeram mangsanya. Contoh burung ini yaitu burung
elang dan burung hantu. Jenis burung yang saat ini diketahui dan
merupakan burung terbesar adalah burung unta dengan tinggi sekitar 2,5
meter dan berat 150 kg, tetapi burung ini tidak dapat terbang. Sedangkan
burung terkecil yang diketahui saat ini adalah burung kolibri lebah.
Burung kolibri lebah ukurannya hanya sebesar jempol orang dewasa.
Beratnya lebih ringan daripada seekor ngengat besar.
Bagaimana Cara Burung Terbang ?
Untuk dapat terbang, pertama-tama burung harus lepas landas dari tanah.
Oleh karena itu, burung harus mempunyai berat seringan mungkin.
Hampir semua burung terbang dengan mengepak-ngepakkan sayapnya ke
atas dan ke bawah dengan cepat. Sayapnya melengkung di bagian depan
dan hampir rata di bagian belakangnya. Bentuk ini membantu mengangkatnya
ke udara dan memungkinkan burung menciptakan kehampaan di atasnya,
yaitu hampir tak ada udara sama sekali. Sementara kelebihan udara
menumpuk di bawah sayap yang digunakan untuk menopang dirinya di
angkasa. Untuk mendaratkan tubuhnya, burung mengurangi kecepatan
dengan menutup sayap dan ekornya.