Ke Menu Utama

Menu Utama | Serba-serbi Hari Aksara

Agenda Lain

* Hari Besar Nasional dan Internasional

HARI AKSARA
8 September

Jumlah penduduk Indonesia saat ini sudah mencapai 200 juta lebih. Dari sekian banyak jumlah itu, ternyata masih banyak penduduk Indonesia yang belum memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan formal. Karena itulah, penduduk Indonesia masih banyak yang tidak dapat membaca dan menulis. Pada sebuah penelitian mengenai jumlah penduduk yang buta aksara, buta angka dan buta bahasa, ternyata Indonesia menempati urutan ke 107 dari 147 negara.. Sangat memprihatinkan bukan? Mungkin, berlatar belakang dari hal tersebut, pemerintah membuat satu hari khusus untuk memperingatinya. Hari tersebut disebut juga dengan nama "hari aksara".

Arti kata 'aksara'

Sebelum membahas lanjut tentang hari aksara, ada baiknya kita mengetahui lebih dahulu, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan aksara?
Dalam kamus besar bahasa Indonesia edisi kedua yang diterbitkan oleh balai pustaka, kata 'aksara' diartikan sebagai "sistem tanda-tanda grafis yang dipakai manusia untuk berkomunikasi dan sedikit banyaknya mewakili ujaran". Tetapi, umumnya kata aksara diartikan juga "huruf dan tulisan"

Peran kita dalam memberantas buta aksara

Nah, menyambut hari aksara ini, apa yang dapat dilakukan untuk membantu saudara kita yang belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tersebut ? Banyak hal yang dapat kita lakukan... Misalnya membantu program pemerintah yaitu "Kejar Paket A" kita bisa menjadi sukarelawan (pengajar) untuk mengajar membaca dan menulis. Hal lain yang dapat kita lakukan misalnya saja menjadi orang tua asuh, atau di kenal dengan program GNOTA (Gerakan Nasional Orang tua Asuh). Atau bagi teman-teman pelajar juga bisa membantu teman-teman yang belum dapat baca tulis dengan cara mengajaknya belajar bersama.

Mudah-mudahan dengan adanya peringatan hari aksara ini, pemerintah semakin sadar bahwa tugas yang diembannya tidaklah mudah, pemerintah harus benar-benar berusaha mensejahterakan warganya, terutama dalam masalah buta aksara tersebut. Peran serta masyarakat lainnya pun sangat diperlukan, karena tanpa adanya peran serta aktif dari seluruh warga negara Indonesia, rasanya pemberantasan buta huruf akan sulit dilakukan.

Copyright © PT Bangun Satya Wacana (Gramacom) 2005
Jl. Palmerah Barat No 29-31 Jakarta 10270 Indonesia telp.: (62-21) 5494333, 5301991 Ext : 3807 Web Master