Indonesia memiliki sekian banyak tumbuhan atau tanaman. Ada tanaman yang
berbuah dan
ada juga yang tidak berbuah alias hanya berbunga. Nah, pada artikel kali
ini kita akan membahas sedikit tentang sebuah pohon yang sangat jarang
ditemui bahkan mungkin belum bisa dikembangbiakkan di Indonesia. Pohon
tersebut ada yang jantan dan betina.
Jika pohon tersebut jantan, maka ia tidak akan berbuah, sebaliknya jika
pohon tersebut betina maka pohon tersebut akan berbuah jika ada pohon
jantannya. Biasanya pohon ini tumbuh di daerah atau negara yang beriklim
panas atau negara yang memiliki padang pasir. Dan biasanya terletak
didekat oase (sumber air di daerah padang pasir).
Contohnya negara-negara di timur tengah dan Afrika. Ayo..., teman-teman
ada yang tahu pohon apa ya?
Ya, benar... Pohon itu bernama pohon Kurma. Dalam bahasa latinnya dikenal dengan
nama Phoenix dactylifera L. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama
date palm.
Pohon ini sudah dikenal sejak dulu. Usia pohon kurma sama tuanya dengan usia peradaban.
Sejak jaman sebelum masehi ketika kerajaan-kerajaan kuno seperti Tigris dan Eufrat
berkuasa, kurma sudah dikenal. Kurma sendiri memang dikenal sebagai makanan yang
tahan lama dan berasal dari Timur Tengah.
Melihat dari asalnya, tak heran bila Arab Saudi, Mesir, Iran, dan Irak adalah
negeri yang secara tradisional penghasil kurma yang terkemuka di dunia. Namun, kurma
Aljazair dan Tunisia amat terkenal di Eropa. Akhir-akhir ini, kurma Amerika
telah beredar juga di pasaran.
Bentuk Pohon Kurma
Pohon kurma bertajuk lebat, kaku, dan berduri pada bagian pangkalnya. Buahnya
berbentuk bulat lonjong, mengandung kadar gula yang tinggi. Selain buahnya,
jarang orang mengetahui bahwa tanaman kurma multifungsi. Daunnya biasa digunakan
untuk membuat tikar dan tali. Batangnya menghasilkan kayu yang cukup kuat
untuk bahan bangunan. Itu tak mengherankan karena usia pohon bisa mencapai 150 tahun.
Pohon ini termasuk dalam jenis palem. Ia memiliki batang yang ramping. Tingginya
bisa mencapai 20 - 30 meter. Bentuk daunnya sekilas seperti daun pohon kelapa,
tapi ia memilki duri-duri yang tajam. Buah pohon kurma mempunyai kandungan
kalori cukup tinggi sehingga ia menjadi buah andalan pada bulan Ramadhan.
Biasanya buah kurma banyak ditemui di Indonesia ketika bulan puasa (Ramadhan)
Bentuk Buah Kurma
Buah kurma (Phoenix dactylifera) memiliki bentuk silindris, warnanya kuning
hingga cokelat kemerahan. Dagingnya tebal, membalut sebutir biji. Kondisi kulit
yang tipis membuat daging buahnya mudah dimasuki ragi dari udara, selanjutnya
memfermentasi karbohidrat. Saking tingginya kadar gula, buah ini tidak perlu
pengawet lagi. Pengeringan biasanya dilakukan oleh matahari. Kandungan kalorinya
yang cukup tinggi (317 kal/100 gr), sangat cocok untuk memulihkan stamina
yang anjlok. Kalori yang dihasilkan mayoritas berasal dari karbohidrat.
Selain sebagai "bahan bakar" utama tubuh, fungsi lain zat itu adalah mencegah
terjadinya oksigen lemak yang tidak sempurna sehingga menghasilkan bahan-bahan
keton berupa asam asetoasetat, aseton, dan asam beta-hidroksi-butiran, yang
dibentuk dalam hati dan dikeluarkan melalui urine dengan mengikat basa
berupa ion natrium; dapat menyebabkan ketidakseimbangan natirum dan dehidrasi,
ketosis atau asidosis yang dapat merugikan tubuh.
Selain mengandung karbohidrat, buah kurma yang masak/matang terdapat serat.
Semakin dikeringkan nilainya kemungkinan bisa semakin tinggi karena terbentuk
zat tepung. Termasuk dalam kategori ini adalah selulosa dan hemiselulosa dari
dinding sel tanaman, serta pektin dan gummy, yang merupakan
komponen nonstrukral sel tanaman. Kandungan selulosa amat berguna untuk
mengatur peristatik usus, sedangkan hemiselulosa dan pektin mampu menyerap
banyak air dalam usus besar sehingga memberi bentuk pada sisa makanan yang
akan dikeluarkan.
Unsur lain yang tidak boleh dilupakan dari kurma adalah fosfor (mineral terbanyak
kedua dalam tubuh setelah kalsium) yang merupakan unsur pokok asam nukleat dan
membran sel; menjadi faktor penting pada seluruh reaksi pembentukan energi dalam
sel; juga sebagai komponen berbentuk kristal dari tulang rangka.