Ke Menu Utama

Menu Utama | Pengetahuan Komputer | Storage device

Sub Rubrik

Sejarah Dan Pengenalannya
- Komputer Alat Serba Bisa
- Manfaat dan perkembangan Internet
- Mengenal Buku Elektronik (E-book)
- Bill Gates Si Raja Software
- Linus Si Pencipta Linux
- Langkah-langkah Membuat Homepage
- Tips memilih nama domain
- Mengenal William Hewlett
- Mengenal Spyware
- Menjelajah Internet Dengan Web Browser
- Penemu Konsep Algoritma
- Charles Babbage, Bapak Komputer
- Hacker VS Cracker
Perangkat Keras
- Cara Kerja Scanner
- Apakah Keyboard Itu ?
- CARA KERJA MOUSE
- Perkembangan Mikroprosesor
- CPU (Central Processing Unit)
- Mengenal Printer & Teknologinya
- Menonton TV di komputer
- Mengenal Layar Sentuh
- Tips Memilih Notebook
- Mengenal Bluetooth
- Memasang webcam di komputer
- Radiasi Komputer
- Mengenal Power Supply Unit (PSU)
- Memperpanjang Usia Monitor
- Mengenal CD-ROM dan DVD-ROM
- Mengenal USB
Perangkat Lunak
- Mengenal Sistem Operasi Windows
- Menggambar dengan Microsoft Paint
- Merekam Suara di komputer
- Mengenal Pengolah Kata
- Membuat Animasi Teks
- Mengenal Virus Komputer
- Mengenal Ekstensi Nama Berkas
- Format musik di komputer
- Mengubah file video
- Ngobrol jarak jauh dengan komputer
- Kirim Surat Lewat Internet
Daftar Artikel

Media penyimpan data

Bagi teman-teman yang sering menggunakan komputer pasti sudah mengenal media penyimpanan data bukan? Coba sebutkan apa saja? Ya, benar media penyimpanan data di antaranya adalah : Hardisk, disket, CD/DVD R/W, USB flash disk, memori card. Yuk kita bahas satu-satu…

Hardisk / Cakram keras

Hardisk merupakan media penyimpanan yang digunakan dari dahulu sampai sekarang. Hanya saja ada perubahan dari besar medianya dan besar ruang penyimpanannya. Di akhir tahun 80-an, hardisk dengan kapasitas 20MB (Megabyte) dianggap sudah cukup besar. Tapi saat ini perkembangannya begitu cepat. Hingga saat ini kapasitas hardisk yang sering digunakan sangat bervariasi mulai dari 80GB (Giga byte), 120GB sampai 160GB.

Hardisk juga ada dua macam, yaitu internal hardisk dan eksternal hardisk. Internal hardisk adalah hardisk yang penggunaannya tetap berada dalam CPU. Sedangkan eksternal hardisk adalah hardisk yang dapat dicopot dan dipasang dengan mudah (plug and play). Nah, tinggal kamu mau pilih yang mana? Sesuaikan juga dengan kebutuhan kita. Dalam bahasa Indonesia Hardisk atau harddisk drive disingkat HDD disebut juga dengan cakram keras. Hardisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Saat ini hardisk sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB.

Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung. Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire

Disket

Disket merupakan media penyimpanan yang saat ini sudah jarang digunakan karena keterbatasan pada kapasitasnya dan rentan pada kerusakan. Karenanya jika kamu membeli komputer baru saat ini sudah jarang yang menyertakan floppy disk pada CPU nya. Disket atau floppy disk adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi atau persegi panjang. Disket "dibaca" dan "ditulis" menggunakan floppy disk drive (FDD). Kapasitas disket yang paling umum adalah 1,44 MB (seperti yang tertera pada disket), meski kapasitas sebenarnya adalah sekitar 1,38 MB

Memori Card (Kartu Memori)

Kartu memori adalah sebuat alat penyimpan data digital; seperti gambar digital, berkas digital ,suara digital dan video digital. Kartu memori biasanya mempunyai kapasitas ukuran berdasarkan standard bit digital yaitu 16MB, 32MB,64MB, 128MB, 256MB dan seterusnya kelipatan dua. Kartu memori terdapat beberapa tipe yang sampai sekarang ini ada sekitar 43 jenis. Jumlah kapasitas terbesar saat ini adalah tipe CF (Compact Flash) dengan 8 GB (info : 1 GB = 1024MB, 1048576KB). Untuk membaca data digital yang disimpan didalam kartu memori kedalam komputer, diperlukan perangkat pembaca kartu memori (memory card reader).

Daftar jenis kartu memori

  1. PC Card / PCMCIA.
  2. CF (Compact Flash).
  3. CFII (Compact Flash Type II).
  4. SD (Secure Digital).
  5. miniSD.
  6. microSD / TransFlash.
  7. SM (SmartMedia).
  8. MMC (MultiMediaCard).
  9. RS-MMC (Reduced-Size MultiMediaCard).
  10. MMCmicro.
  11. xD-Picture.
  12. MS (MemoryStick).
  13. MS-Duo (MemoryStick Duo).
  14. Memory Stick Micro M2.
  15. Intelligent Stick.
  16. µ card.
  17. SxS™ Memory Card [1]

Memori Flash

Memori flash adalah sejenis EEPROM yang mengijinkan banyak lokasi memori untuk dihapus atau ditulis dalam satu operasi pemrograman. Istilah awamnya, dia adalah suatu bentuk dari chip memori yang dapat ditulis, tidak seperti chip memori akses acak, dan memegang datanya tanpa membutuhkan penyediaan listrik. Memori ini biasanya digunakan dalam kartu memori, drive flash USB, pemutar MP3, kamera digital, dan telepon genggam.

USB Flash drive

USB flash drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. Per November 2006, kapasitas yang tersedia untuk USB flash drive ada dari 128 megabyte sampai 64 gigabyte. USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket atau cakram padat. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket

CD / DVD RW

Selain USB Flash drive atau Flash disk, CD dan DVD merupakan alat penyimpan data yang sering digunakan saat ini. Jenis CD dan DVD secara garis besar ada dua macam yaitu, CD-R dan DVD-R dan CD-RW dan DVD-RW. Jika menggunakan CD-R atau DVD-R berarti data yang disimpan tidak dapat ditulis ulang. Beda dengan CD-RW dan DVD-RW yang berarti CD / DVD tersebut dapat ditulis ulang atau diformat kembali. Lebih lengkap tentang CD dan DVD bisa dibaca di e-smartschool.com

Nah, sesudah membaca artikel di atas semoga teman-teman jadi lebih mengetahui apa yang dimaksud media penyimpanan (storage device) pada komputer.

Copyright © PT Bangun Satya Wacana 2008
Jl. Palmerah Barat No 29-31 Jakarta 10270 Indonesia telp: (62-21) 5494333, 5301991 Ext: 3817 Web Master